Perbandingan Market Value Timnas Indonesia vs Bahrain: Skuad Garuda Unggul 4 Kali Lipat!

JAKARTA – – Duel antara Timnas Indonesia dan juga Bahrain pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia tidak hanya saja menentukan nasib kedua tim, tetapi juga memperlihatkan perbedaan signifikan pada nilai bursa skuad. Berdasarkan data terbaru, skuad Garuda memiliki market value yang sangat tambahan tinggi dibandingkan Bahrain.
Pertandingan ini akan diselenggarakan di tempat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa, 25 Maret 2025, pukul 20.45 WIB. Dengan nilai bursa yang dimaksud mencolok, Timnas Indonesia di tempat melawan kertas mempunyai komposisi pemain lebih tinggi berharga, didukung oleh banyaknya pemain yang merumput di tempat kompetisi Eropa.
Jika meninjau total market value dari kedua tim, kesenjangan terlihat sangat jelas. Skuad Garuda yang dimaksud dilatih Patrick Kluivert mempunyai total nilai mencapai Rp634,86 miliar. Angka ini hampir empat kali lipat lebih besar besar dibandingkan nilai lingkungan ekonomi seluruh pemain Bahrain yang tersebut hanya sekali sekitar Rp164,26 miliar.
Tingginya nilai lingkungan ekonomi Timnas Indonesia tak lepas dari diperkenalkan sebagian pemain yang digunakan berkarier di dalam Eropa. Sementara itu, Bahrain juga memiliki beberapa pemain yang tersebut berstatus profesional di tempat luar negeri, tetapi nilai mereka itu masih terpencil di tempat bawah skuad Garuda.
Beberapa pemain kunci menjadi faktor utama tingginya market value Timnas Indonesia. Bek FC Twente, Mees Hilgers, menjadi pemain dengan nilai tertinggi di area skuad Garuda, mencapai Rp156,43 miliar.
Di kedudukan berikutnya, kiper Palermo Emil Audero miliki nilai bursa Rp86,91 miliar, disusul oleh Kevin Diks (Rp78,22 miliar), Jay Idzes (Rp52,14 miliar), lalu Calvin Verdonk (Rp43,45 miliar). Kehadiran merekan menyebabkan skuad Indonesia semakin kompetitif kemudian mempunyai daya saing lebih tinggi tinggi di tempat level Asia.
Sama seperti Indonesia, Bahrain juga mempunyai beberapa pemain yang dimaksud berkarier pada luar negeri, meskipun dengan nilai pangsa yang digunakan lebih lanjut rendah. Pemain dengan market value tertinggi di tempat skuad Bahrain adalah winger Ali Madan, yang dimaksud bermain dalam Kejuaraan Uni Emirat Arab sama-sama Ajman Club. Ia memiliki nilai pangsa Rp43,45 miliar, bilangan yang tersebut masih jarak jauh di dalam bawah pemain termahal Timnas Indonesia.
Selain Ali Madan, Bahrain juga diperkuat oleh Komail Al Aswad (Al-Arabi SC, Kuwait) dengan nilai Rp10,43 miliar, juga Mohammed Marhoon (Kuwait SC) yang tersebut memiliki nilai Rp8,69 miliar.
Jika menilai dari aspek market value, Timnas Indonesia unggul telak berhadapan dengan Bahrain. Dengan total nilai hampir empat kali lebih banyak besar, skuad Garuda mempunyai atlet dengan nilai pangsa tinggi yang mana berkarier di tempat liga-liga top Eropa.
Namun, sepak bola tidak hanya sekali tentang hitungan dalam menghadapi kertas. Bahrain tetap memperlihatkan sanggup memberikan perlawanan sengit, lalu pertandingan nanti akan menjadi event pembuktian bagi kedua regu di area lapangan.


