Usai Lepas Paus Fransiskus Misa Suci di tempat GBK, Jokowi Bertolak ke Jawa Timur

JAKARTA – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) beserta Ibu Negara Iriana Jokowi bertolak ke Jawa Timur, Kamis (5/9/2024) malam. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang digunakan menghadirkan Presiden Jokowi kemudian rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 19.00 WIB.
Setibanya di dalam Bandara Internasional Juanda, Kota Sidoarjo, Jokowi serta Iriana akan dengan segera menuju hotel tempatnya bermalam. Esok hari, presiden diagendakan untuk meresmikan beberapa infrastruktur.
“Besok Bapak Presiden direncanakan meresmikan Gedung Rumah Sakit Kemenkes Surabaya, meninjau pasar, hingga meresmikan Jalan Layang (Flyover) Djuanda, jembatan, juga penyelenggaraan Inpres Jalan Daerah di tempat Provinsi Jawa Timur bagian utara,” kata Deputi Sektor Protokol, Pers, serta Media Massa Sekretariat Presiden Yusuf Permana pada keterangan tertulisnya.
Turut mendampingi Presiden Jokowi lalu Iriana menuju Jawa Timur, Komandan Paspampres Mayjen TNI Achiruddin, Deputi Area Protokol, Pers, serta Dunia Pers Sekretariat Presiden Yusuf Permana, dan juga Plh Sekretaris Militer Presiden Brigjen TNI Heri Purwanto.
Sementara itu, melepas keberangkatan Presiden pada Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma yaitu Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, Pangkoopsud I Marsda TNI Mohammad Nurdin, juga Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Destianto Nugroho Utomo.
Keberangkatan Jokowi ke Jawa Timur pasca melepas Paus Fransiskus mengatur Misa Akbar di tempat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2024) sore. Presiden Jokowi segera menyalami Paus Fransiskus ketika tiba di dalam Stadion Madya GBK. Paus Fransiskus kemudian berganti kendaraan dengan jip atap terbuka untuk menuju Stadion Utama GBK.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyambut kedatangan Paus Fransiskus dengan penuh rasa hormat dan juga kegembiraan.
“Hari ini kita bersukacita menyambut kunjungan Yang Teramat Mulia Bapa Suci Paus Fransiskus. Umat Katolik Indonesia juga bersukacita sama-sama oleh sebab itu dapat melakukan Misa Suci bersatu dengan Bapa Suci Paus Fransiskus,” katanya.


