Ajaib! Pergelangan Kaki Petarung Hal ini Patah ketika Roboh Tapi Bisa Berdiri Lagi

Ajaib! Pergelangan kaki petarung Bare Knuckle (BKFC) ini patah ketika roboh tapi dapat berdiri lagi secara normal. Momen memilukan ketika pergelangan kaki petarung tangan kosong patah pada waktu dirobohkan sebelum secara ajaib bisa jadi normal kembali seolah-olah tak ada yang terjadi.
Seorang petarung Bareknuckle mengalami cedera patah tulang pergelangan kaki yang digunakan mengerikan hanya sekali pada beberapa detik pasca pertarungan terakhir mereka. Trevor Bozniak beradu pukul dengan Kayden Giroux pada acara terbaru BKFC Prospect Series di tempat Edmonton, Kanada, Hari Sabtu lalu. Kejayaan menghadapi Bozniak adalah yang pertama bagi pendatang baru Giroux di tempat bawah bendera BKFC.
Pertarungan ini dihentikan belaka pada waktu satu puluh detik, namun tidak sebab KO brutal juga berdarah yang biasa kita saksikan di turnamen ini. Wasit menghentikan laga setelahnya mengawasi pergelangan kaki Bozniak patah pada waktu ia dijatuhkan oleh sebuah pukulan kanan keras di area pada saku. Pergelangan kaki kanan Bozniak hampir berada di area sudut yang dimaksud tepat setelahnya menahan beban berat badannya ketika ia terpelanting ke melawan kanvas.
Namun secara ajaib, ia mengabaikan cederanya dengan memulihkan pergelangan kakinya ke tempatnya sebelum kembali berdiri. Namun wasit Dan Miragliotta telah dilakukan meninjau cukup banyak dan juga menghentikan laga, yang mana menimbulkan Bozniak sangat frustrasi. Video horor ini menyebar dengan cepat dalam media sosial serta menimbulkan para penggemar olahraga tarung di tempat seluruh dunia kebingungan.
Seseorang menulis di tempat X: “Pria itu bahkan tak meringis. Saya tak tahu bagaimana beliau bisa saja mengembalikannya juga berkata, ‘Saya baik-baik saja’.”
Yang lain berkata: “Bro baru sekadar berdiri.”
Dan yang digunakan lainnya berkata: “Bagaimana beliau dapat berdiri kembali pasca itu?”
Ada yang berkomentar: “Bro tak merasakan sakit.”
Yang lain menimpali: “Dia berjalan begitu saja.”
Seorang penggemar yang mana terpana bertanya: “Bagaimana beliau sanggup mengangkat kakinya seperti tidak ada terjadi apa-apa.”




