PT PII Berikan Penjaminan Proyek dengan Angka Penyertaan Modal Simbol Rupiah 534 Ribu Miliar
Jakarta – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesi (PT PII) per Juni 2024 telah dilakukan memberikan penjaminan untuk beberapa proyek infrastruktur lalu non-nfrastruktur ke Tanah Air dengan total nilai penanaman modal sebesar Mata Uang Rupiah 534 triliun.
“Total ada 53 proyek, salah satunya untuk proyek yang tersebut ada di dalam SPAM Semarang Barat ini lalu total nilai penjaminannya itu Simbol Rupiah 99 triliun,” kata Deputi Direktur III PT PII Muhammad Ridho pada acara Press Tour Proyek KPBU Semarang Barat dalam Semarang Jawa Tengah, Jumat, 20 Juli 2024.
Dia menjelaskan, total nilai penanaman modal Rupiah 534 triliun itu terdiri melawan Rupiah 471 triliun untuk nilai penanaman modal proyek infrastruktur dan juga Mata Uang Rupiah 63 triliun untuk nilai penanaman modal proyek non-infrastruktur.
Adapun jumlah total 53 proyek yang tersebut diberikan penjaminan oleh PT PII meliputi 45 proyek infrastruktur juga delapan proyek non-infrastruktur.
Penjaminan proyek yang dimaksud mencakup beberapa orang sektor, yakni ketenagalistrikan, air minum, transportasi, jalan, telekomunikasi, lalu konservasi energi.
Sedangkan total nilai penjaminan yang dimaksud direalisasikan PT PII sebesar Mata Uang Rupiah 99 triliun, yang terdiri melawan nilai penjaminan proyek infrastruktur Rupiah 91 triliun serta non infrastruktur Mata Uang Rupiah 8 triliun.
Sementara itu khusus di Jawa Tengah, PT PII memberikan penjaminan infrastruktur terhadap PLTU Batang dengan nilai Simbol Rupiah 70 triliun, Tol Batang-Semarang Mata Uang Rupiah 14 triliun, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat Rupiah 0,4 triliun, Tol Semarang-Demak Mata Uang Rupiah 5,4 triliun, dan juga Tol Jogja Bawen Mata Uang Rupiah 14,3 triliun.
Selain proyek infrastruktur kemudian non-infrastruktur, PT PII juga memberikan penjaminan terhadap korporasi dengan nilai penjaminan Mata Uang Rupiah 2,3 triliun di rangka pemulihan kegiatan ekonomi nasional.
PT Penjaminan Infrastruktur Nusantara merupakan institusi BUMN ke bawah naungan Kementerian Keuangan, yang mana dibuat guna menggalang percepatan penyediaan infrastruktur pada Tanah Air melalui skema Public Private Partnership.
Salah satu dukungan PII terhadap pengerjaan infrastruktur ke Indonesi adalah sebagai penyedia dukungan fiskal kontinjen untuk proyek infrastruktur Public Private Partnership melalui penyediaan penjaminan melawan risiko kontraktual terkait tindakan pemerintah.
Kerja sebanding otoritas dengan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnerships (PPP) adalah sebuah skema penyediaan kemudian pembiayaan infrastruktur yang tersebut berdasarkan pada kerja mirip antara pemerintah kemudian badan usaha (swasta).
ANTARA
Artikel ini disadur dari PT PII Berikan Penjaminan Proyek dengan Nilai Investasi Rp 534 Triliun




